Hamilton, Kanada – pemerintahan Amerika Serikat sudah resmi mengusulkan pengakuan terhadap kedaulatan Rusia berhadapan dengan Semenanjung Krimea yang digunakan dianeksasi Kota Moskow pada 2014 di upaya Gedung Putih memacu kesepakatan damai demi mengakhiri pertempuran pada Ukraina, sebut laporan The Washington Post, Selasa.
Proposal yang digunakan disampaikan pihak Amerika Serikat untuk pejabat negeri Ukraina di sebuah rapat di Paris yang dimaksud mencakup pengakuan kedaulatan Rusia terhadap Krimea lalu pencabutan secara gradual sanksi terhadap Moskow.
Sebagai timbal balik, Rusia akan menghentikan pertempuran lalu setuju menghentikan pergerakan militer di garis depan peperangan.
Laporan media Amerika Serikat yang mana mengutip banyak sumber pejabat yang mana mengetahui perihal negosiasi yang disebutkan menyatakan bahwa rencana pemerintahan Presiden Donald Trump itu menyebabkan perasaan khawatir di antara sekutu-sekutu negeri Ukraina di Eropa.
Pembicaraan terkait isu ini dilaporkan akan berlanjut di London pada Rabu dan juga dihadiri oleh oleh para pejabat membesar dari Ukraina, AS, lalu negara-negara Eropa.
Seorang penasihat Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelenskyy membenarkan bahwa walau pihaknya setuju terhadap banyak poin dari rencana Negeri Paman Sam itu, poin-poin lainnya masih diperdebatkan.
Sejumlah pejabat Barat juga menyatakan khawatir dia melawan skala konsesi yang dimaksud akan diajukan Negeri Paman Sam untuk Rusia.
Laporan yang disebutkan juga menyatakan bahwa diplomat Eropa akan terus mengupayakan supaya kesepakatan damai yang tersebut akan disetujui mencakup jaminan keamanan yang tersebut lebih lanjut kuat kemudian komitmen rekonstruksi pascaperang pada Ukraina.
Menteri Luar Negeri Negeri Paman Sam Marco Rubio sebelumnya mengancam bahwa Amerika Serikat mampu menantang diri dari perundingan perdamaian ke negara Ukraina apabila tidak ada ada kemajuan pada negosiasi.
Rencana Washington untuk mengakui kedaulatan Rusia menghadapi Semenanjung Krimea itu akan menandai inovasi besar pada kebijakan luar negeri AS.
Pemerintah negeri Ukraina juga memandang status Krimea sebagai wilayahnya sebagai hal yang tersebut tak sanggup diganggu gugat.
Sumber: Anadolu
Artikel ini disadur dari AS usulkan pengakuan atas Krimea sebagai wilayah Rusia











