Jakarta – Bursa Efek Tanah Air (BEI) memberi sinyal akan ada dua calon emiten light house pada pipeline Initial Public Offering (IPO) bursa hingga akhir tahun ini.
Direktur Penilaian Korporasi BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, bursa ketika ini menetapkan target lighthouse IPO yakni IPO dengan nilai kapitalisasi bursa pada menghadapi Rp3 triliun kemudian free float minimal 15%.
“Kami menetapkan target pada tahun 2025 banyaknya 5 IPO lighthouse kemudian pada waktu ini telah lama tercatat 3 IPO lighthouse yakni RATU, CBDK dan juga YUPI,” kata Nyoman terhadap wartawan, diambil Selasa, (20/5/2025).
Saat ini, BEI sedang mengkaji penyempurnaan regulasi pencatatan saham, diantaranya penyesuaian beberapa persyaratan minimum pencatatan saham diantaranya free float pada pada waktu kemudian setelahnya IPO. Langkah ini bertujuan untuk menggerakkan terciptanya likuiditas yang menawan bagi investor.
Konsep inovasi regulasi ini akan segera diberitahukan terhadap rakyat untuk mendapatkan masukan dari bermacam pemangku kepentingan. Setelah itu, konsep yang dimaksud akan diajukan terhadap otoritas untuk mendapatkan persetujuan resmi.
Guna mengejutkan lebih banyak banyak IPO berskala besar, BEI berpartisipasi menggerakkan perusahaan dengan aset lalu kemungkinan peningkatan lebih tinggi agar memanfaatkan lingkungan ekonomi modal sebagai sumber pendanaan. Kehadiran emiten besar diharapkan mampu menguatkan rangka dan juga likuiditas pasar.
BEI juga melakukan kajian menyeluruh terkait IPO besar, bekerja identik dengan bermacam stakeholder. Di antaranya adalah grup usaha, calon emiten potensial, pemodal institusi juga ritel, lembaga pemerintah, juga pelaku bidang pangsa modal lainnya.
Untuk mempercepat proses, BEI miliki unit khusus yang tersebut terlibat melakukan pendampingan terhadap perusahaan besar. Fasilitasi ini dilaksanakan melalui coaching clinic, penghadapan individu, serta acara networking dengan pemangku kepentingan pasar.
Next Article Video: Korporasi Aguan Mau IPO, Simak Prospek & Valuasi CBDK!
Artikel ini disadur dari Siap-siap, BEI Beri Sinyal Bakal Ada 2 IPO Jumbo











